Skip to content

FIELDTRIP PRAKTIKUM ILMU USAHA TANI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UISU

Medan Johor, – Dalam rangka kunjungan lapangan (Fieldtrip) praktikum ilmu usahatani, yang di ikuti oleh 24 mahasiswa program studi agribisnis angkatan 2020, dua asisten dosen/praktikum dan Koordinator Praktikum Bapak Dian Hendrawan, S.P,.M.M ke kebun buah Tiga Juhar, Deli serdang milik pak jani, pada hari Sabtu, 11 juni 2022. Mahasiswa dipandu untuk mengelilingi kebun salak madu, lengkeng varietas kristal, puangphet, siglis, dangclong dan TW, alpukat serta mangga. Pembahasan dalam kunjungan tersebut mengenai dan berfokus kepada usaha tani komoditas salak dan lengkeng.

Hal ini disampaikan oleh asisten dosen bahwa kunjungan lapangan praktikum ilmu usahatani pada dasarnya bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa agribisnis yang bukan hanya belajar didalam kelas secara teori melainkan menambah pengetahuan secara langsung untuk terjun kelapangan melihat dan mendengarkan bagaimana sebenernya usahatani yang dilakukan petani. Oleh karena itu mahasiswa dapat terus belajar dengan mempelajari dan mengembangkan cara petani dalam mengoperasikan dan mengorganisasikan usaha tani dari sudut efisiensi dan pendapatan yang kontinyu.

Pembahasan usahatani disampaikan langsung oleh Bapak Ahmad Jani Ginting, Beliau merupakan sosok yang familiar bagi masyarakat banyak terlebih khusus didaerah tiga juhar. Bapak Ahmad Jani Ginting merupakan sarjana Teknik industry di jakarta dan menempuh S2 dijepang Teknik industry, bukan hanya mempunyai nama besar didunia industry beliau juga mengembangkan hobinya didunia pertanian. Ia tertarik dengan dunia pertanian karena melakukan riset terhadap pertanian yang mana komoditas tersebut yaitu salak. Berdasarkan data BPS, komoditas salak merupakan komoditas yang tidak mempunyai saingan didunia dan berdasarkan itu juga komoditas terbaik salak hanya ada di Indonesia.

Pengembangan usaha tani yang dilakukan oleh pak jani yaitu dengan mengembangkan bibit salak yang dikembangkan di magelang kemudian setelah berhasil dibawa langsung ke kebun buah tiga juhar. Bukan hanya itu pengembangan komoditas salak ini langsung Bukan hanyaitu, pengembangan komoditas salak ini langsung dibawakan oleh bapak Suroso yang berasal dari Jogjakarta. Kebun buah pak jani ini terus melakukan perubahan – perubahan melalui hasil studi banding yang dilakukan dari pak jani sendiri, karyawan, masyarakat hingga kepala dinas yang bersangkutan. Dengan adanya kunjungan keluar negeri dan dalam negeri, dapat mengedukasi para petani serta dapat mengubah pola hidup maupun pola pikir petani tersebut untuk dapat memajukan usahatani yang dijalankanya.

Pak Ahmad Jani ginting selaku pemilik kebun tentunya sudah mempertimbangkan segala aspek dalam melakukan usahatani yang sedang dijalankannya, mulai dari aspek teknis budidaya, aspek sosial dan aspek ekonomi yang dapat memberikan keuntungan. Hal ini senantiasa diajarkan kepada masyarakat bahwasanya petani di Indonesia tidak hanya berpacu kepada komoditas tanaman kelapa sawit tapi petani harus jeli dan sadar banyak peluang yang dapat dioptimalkan. Dengan begitu, petani dapat mengubah pola pikir dan pola hidupnya melalui hasil produksi pertanian yang diharapkan dapat memperoleh pendapatan yang tinggi.

Petani akan memanen hasil pertaniannya 3 kali yaitu : 1) Ketika menanam komoditas pertanian, petani sudah menjadi sedekah baginya, 2.) Ketika melihat tanaman yang tanam subur dan menghasilkan banyak produksi dan, 3.) Ketika panen harganya memberikan keuntungan bagi petani (Bpk Ahmad Jani Ginting).

 

https://estrokenav.health.qld.gov.au/ https://ucdavis.radimetricsapp.bayer.com/ https://bh-en.segway.com/ http://readwriteweb.scripting.com/ https://dev.dove.org/ https://slot-deposit-pulsa.koding.com/ https://cmder.net/ https://mycollab.com/ http://situs-slot-online.piipers.hemsida.eu/ https://6epal-ioann.ioa.sch.gr/wp-content/uploads/2022/09/ http://sandbox.p13n.dell.com/ https://pmb.upi.edu/slot-gacor/ https://plp.upi.edu/wp-content/uploads/2022/09/slot-gacor/